Kejahatan Internet Berupa Pemalsuan Data Resmi





Data forgery merupakan kejahatan digital dengan cara memalsukan data. Data yang dipalsukan antara lain data dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document diinternet.
Kejahatan ini biasanya menjurus ke bisnis e-commerce, dengan memanfaatkan kelemahan dari sistem tersebut sebagai contoh misalnya mencuri informasi nomor kartu kredit atau debit korban dengan memanfaatkan kesalahan dari korban tersebut. Berikut contoh-contoh kasus yang terjadi bersangkutan dengan data forgery :
1. Pemalsuan data resmi nasabah Bank BCA.
Steve Haryanto, adalah orang yang bertanggung jawab atas kasus pemalsua data resmi nasabah Bank BCA. Pelaku memanfaatkan kepintarannya dan membuat sistem internet bangking BCA rusuh.  Alumni ITB ini membeli domain seharga US$20 dengan memilih domain yang hampir mirip dengan www.klikbca.com seperti wwwklikbca.com, kilkbca.com, dan lain-lain. Steve mengaku melakukan kejahatan ini untuk mengetes seberapa aman situs internet bangking BCA ini.
2. Pemalsuan data resmi kartu kredit di Yogyakarta.
Hal ini terungkap setelah ada nasabah yang melapor ke Polda DI Yogyakarta karena adanya tagihan ilegal pada kartu kredit mereka.
Itulah dua contoh kasus data forgery yang memanfaatkan kecanggihan internet untuk meraup untung menggunakan pemalsuan data resmi.

sumber : http://www.internetcepat.com/kejahatan-internet-berupa-pemalsuan-data-resmi-di-indonesia/

Komentar

Postingan Populer